MENJADIKAN KUBURAN SEBAGAI MASJID ADALAH KEBIASAAN AHLI AHWA

Allah Ta’ala berfirman:

{قَالَ الَّذِينَ غَلَبُوا عَلَىٰ أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِم مَّسْجِدًا}

[الكهف : 21]

Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: “Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya.”[Qs. Al-Kahfi: 21]

Berkata Al-Hafizh Ibnu Rajab – رَحِمَهُ اللَّـهُ تَعَالَى – :

¬ Maka Allah jadikan membangun kuburan di atas masjid-masjid termasuk dari kebiasaan orang-orang yang berkuasa atas urusan-urusan mereka, yang demikian itu disebabkan karena sandarannya adalah paksaan, kekuasaan, dan mengikuti hawa nafsu, dan itu bukanlah merupakan kebiasaan para ulama dan orang yang memiliki keutamaan yang mengikuti terhadap apa yang telah Allah turunkan kepada para rasul-Nya dari petunjuk-Nya. ¬

Fathul Bari, Ibnu Rajab (3/193). ———– ‏{قال الذين غلبوا على أمرهم لنتخذن عليهم مسجدا} [فجعل اتخاذ القبور على المساجد من فِعل أهل الغَلَبة على الأمور، وذلك يُشعِر بأنّ مستنده القهر والغَلَبة واتباع الهوى، وأنه ليس من فعل أهل العلم والفضل المتّبِعين لِما أنزل الله على رُسُله من الهدى] فتح الباري لابن رجب ١٩٣/٣

#ayat_pilihan

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.