✍ Berkata Al-Allamah Ibnu Utsaimin – رَحِمَهُ اللَّـهُ تَعَالَى – :
« Seorang mukmin apabila dia diuji dengan sebuah cobaan pada fisik, atau jiwanya maka dia akan mengatakan: ini adalah kenikmatan dari Allah yang dengannya Allah akan menghapuskan dariku kesalahan-kesalahanku.
Maka apabila dia telah merasakan dengan perasaan demikian jadilah rasa sakitnya ini sebagai sebuah kenikmatan, karena setiap insan selalu berbuat kesalahan, dan ini semua tidak diragukan lagi – alhamdulillah – adalah merupakan penghapus kesalahan-kesalahan, dan jika dia bersabar serta mengharapkan pahala maka jadilah itu sebagai pengangkat derajatnya. »
📕 Tafsir Al-Quran Al-Karim (3/24).
- – قال العلامة ابن عثيمين – عليه رحمات رب العالمين – :
- – والمؤمن إذا ابتلي بالبلاء الجسمي، أو النفسي يقول : هذه نعمة من الله يكفر الله بها عني سيئاتي.
- – فإذا أحس هذا الإحساس صار هذا الألم نعمة، لأن الإنسان خطّاء دائما ، وهذه الأشياء لا شك أنها-والحمد لله- تكفير للسيئات، فإن صبر واحتسب صارت رفعة للدرجات.
📜【 تفسير القرآن الكريم ( ٣ / ٢٤) 】
adab_akhlak
🖥 Artikel lainnya: t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.