JELEKNYA SIFAT KHIANAT.

Berkata Al-Imam Ad-Dzahabi rahimahullah ta’ala: “Dan khianat dalam segala perkara adalah jelek, dan sebagiannya lebih jelek dari sebagian lainnya”. Al-Kabair (hal. 282). ————– قال الإمام الذهبي رحمه الله في ((الكبائر)) (ص 282): ((والخيانة في كل شيء قبيحة، وبعضها شر من بعض)) اهـ. t.me/butiranfaedah/4044 Artikel terkait: #adab_akhlak Artikel lainnya: t.me/butiranfaedah

MENJAGA AKHLAK.

Berkata As-Syaikh Rabi’ Al-Madkhali hafizhahullah: “Kaum muslimin membuka dunia dengan akhlak (moral) mereka sebelum mereka membukanya dengan pedang-pedang mereka, dan ketika mereka masuk ke sebuah negeri yang penduduknya adalah orang-orang kafir maka mereka akan masuk Islam oleh sebab apa yang mereka saksikan dari sikap konsisten mereka dalam menjaga akhlak mereka dan mu’amalah mereka, sehingga moralitas … Read more

3 HAK BAGI YANG BAIK MAUPUN JAHAT.

Dari Maimun bin Mihran rahimahullah berkata: “Tiga perkara yang harus ditunaikan kepada orang baik dan jahat: 1. Hubungan rahim, harus disambungkan kepada yang baik maupun jahat. 2. Janji, harus dipenuhi kepada yang baik maupun jahat. 3. Amanah, harus ditunaikan kepada yang baik maupun jahat.” Diriwayatkan oleh Al-Kharaithi di dalam “Makarim Al-Akhlaq” (hal. 177). ————- : … Read more

BUAH KEJUJURAN, KEADILAN DAN BERBUAT BAIK.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah: “Siapa yang terkumpulkan padanya kejujuran, keadilan dan berbuat baik, maka dia termasuk orang yang tidak akan dihinakan Allah”. Al-Ashfahaniyyah (1/548). ————- : ‏قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله وغفر له ‏”مَن اجتمع فيه الصِّدق والعدل والإحسان، لم يكن ممّن يُخزيه الله “. [ الأصفهانية (٥٤٨/١)]. t.me/butiranfaedah/4111 Artikel terkait:#adab_akhlak … Read more

DENGKI SUMBER KEJELEKAN.

Berkata Al-Imam Abu Hatim rahimahullah: “Dan dari hasad (iri) akan melahirkan kedengkian. Dan dengki adalah sumber kejelekan. Dan siapa yang menyembunyikan kejelekan di dalam kalbunya maka akan tumbuh baginya tumbuhan yang pahit rasanya. Tumbuhnya adalah kemarahan dan buahnya adalah penyesalan”. Rawdhah Al-Uqala (hal. 134). ————– : قال الإمام أبو حاتم رحمه الله ومن الحسد يتولد … Read more

ADAB PERGAULAN.

Berkata Al-Imam Abu Amr Ibnul Ala rahimahullah: “Waspadalah dari orang dermawan bila kau menghinakannya, dan dari orang rendahan bila kau menghormatinya, dan dari orang bijak bila kau mempermalukannya, dan dari orang jahat bila kau mempergaulinya. Dan bukan tersebut sopan santun untuk menjawab orang yang tidak bertanya kepadamu, atau kau bertanya kepada orang yang tidak ingin … Read more

CEPAT MARAH KARAKTER ORANG BODOH.

Berkata Abu Hatim rahimahullah: “Cepat marah termasuk karakter orang bodoh, sebagaimana menjauhinya termasuk dari perhiasan orang-orang bijak”. Rawdhah Al-Uqala (hal. 139). ————— : قال أَبُو حاتم رحمه الله سرعة الغضب من شيم الحمقى كما أن مجانبته من زي العقلاء. روضة العقلاء (صـ ١٣٩) t.me/butiranfaedah/4367 Artikel terkait: #adab_akhlak Kunjungi kami:t.me/butiranfaedah

ANTARA BEKERJA DAN MENGANGGUR.

Berkata Bazarjamhar rahimahullah: “Bekerja itu lelah sedangkan menganggur itu kerusakan”. Adab Ad-Dunya wa Ad-Din (hal. 51). —————- وَقَالَ بَزَرْجَمْهَر: الشَّغْلُ مَجْهَدَةٌ وَالْفَرَاغُ مَفْسَدَةٌ. أدب الدنيا والدين (صـ ٥١) t.me/butiranfaedah/4406 Artikel terkait:#adab_akhlak Kunjungi kami:t.me/butiranfaedah

DARI MANA DIKETAHUI SEORANG PENYANTUN?

Berkata Abdul Malik bin Marwan rahimahullah: “Jika seseorang tidak marah, maka dia tidak bisa santun, karena penyantun hanya diketahui ketika dia marah.” Rawdhah Al-Uqala (hal. 141). —————- : قَالَ عَبْد الملك بْن مروان إِذَا لَمْ يَغْضَبِ الرَّجُلُ لَمْ يَحْلُمْ لِأَنَّ الحَلِيمَ لَا يُعْرَفُ إِلَّا عِنْدَ الغَضَبِ. روضة العقلاء (صـ ١٤١) t.me/butiranfaedah/4446 Artikel terkait: #adab_akhlak Kunjungi … Read more

MARTABAT TANPA SOPAN SANTUN.

Bazarjamhar rahimahullah pernah ditanya: Kenikmatan apakah yang pemiliknya tidak terkena hasad (kedengkian)? Beliau menjawab, “tawadhu’ (rendah hati)”. Lantas bertanya kembali: kemudian petaka apakah yang pelakunya tidak mendapatkan rahmat (karenanya)? Beliau menjawab, “kesombongan”. Lalu ditanyakan lagi: maka hal apakah yang apabila ia bersendirian tidak bernilai apa pun? Beliau menjawab: “martabat tanpa adab”. Mukhtashar Tarikh Dimasyq (14/77). … Read more