ADAB DALAM MEMBERI NASEHAT

Berkata Al-Hafizh Ibnu Rajab – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – :

»| Ada yang mengatakan:

“Orang yang paling (tulus) menasehatimu adalah orang yang takut kepada Allah akan dirimu” dan dahulu kaum salaf apabila mereka ingin menasehati seseorang, mereka menasehatinya secara sembunyi-sembunyi, sehingga sebagian mereka mengatakan: “Barangsiapa yang menasehati saudaranya antara dirinya dengannya maka itulah nasehat, dan barangsiapa yang menasehatinya di hadapan orang banyak maka itu hanyalah bentuk kecaman baginya.”

Jami’ Al-Ulum Wal Hikam karya Ibnu Rajab (1/224).

————

«كان يقال: أنصح الناس لك من خاف الله فيك. وكان السلف إذا أرادوا نصيحة أحد، وعظوه سرًّا حتى قال بعضهم: من وعظ أخاه فيما بينه وبينه، فهي نصيحة، ومن وعظه على رؤوس الناس فإنما وبَّخه»

[«جامع العلوم والحكم» لابن رجب (224/1)]

#adab_akhlakt.me/butiranfaedah/2558

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.

Leave a Comment