Dari Amr bin Qais berkata:
“Mereka (kaum salaf) membenci memberikan anaknya sesuatu, lalu dia membawanya keluar, sehingga orang miskin melihatnya lalu menangis di tengah keluarganya dan anak yatim melihatnya lalu menangis di tengah keluarganya”. (¹)
Mushannaf Ibni Abi Syaibah (no: 35669) (7/239).
—_______
(¹). Berkata Al-Ustadz Askari hafizhahullah: “jangan pernah membuat status pamer harta, makanan dan kemewahan yang menyebabkan orang miskin bersedih hati”. Jazakallahul khaira ustadz Askari . Admin.
————-
: عَنْ عمرو بن قيس قال
كَانُوا يَكْرَهُونَ أَنْ يُعْطِي الرَّجُلُ صَبِيَّهُ شَيْئًا فَيُخْرِجُهُ فَيَرَاهُ الْمِسْكِينُ فَيَبْكِي عَلَى أَهْلِهِ وَيَرَاهُ الْيَتِيمُ فَيَبْكِي عَلَى أَهْلِهِ
مصنف ابن أبي شيبة (٢٣٩/٧)
Artikel terkait: #adab_akhlak
Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.