MEMATA-MATAI ADALAH BUAH DARI BERBURUK SANGKA

Berkata Al-Imam Ibnu Qudamah rahimahulllah:

“Ketahuilah, bahwa diantara buah dari berburuk sangka adalah memata-matai (orang lain) karena hati tidak akan pernah puas dengan prasangka, akan tetapi dia akan meminta kepastian sehingga dia akan menyibukkan diri dengan memata-matai, dan itu terlarang karena itu dapat menghantarkan kepada merobek tabir seorang muslim dan kalau sekiranya itu tidak tersingkap bagimu maka hatimu lebih selamat bagi seorang muslim”.

Mukhtasar Minhaj Al-Qashidin (hal. 172).

—————

: ‏قال الإمام ابن قدامة – رحمه اللّه-

واعلم: أنّ من ثمــرات سوء الظن التجسس، فإنّ القلــب لا يقنــع بالظن، بل يطلب التحقيق فيشتغل بالتجسس، وذلك منهي عنه لأنه يُوصل الى هتك ستر المُسلم ولو لم ينكشف لك كان قلبك أسلم للمسلم.

مختصر منهاج القاصدين (ص ١٧٢)

t.me/butiranfaedah/3932

Artikel terkait:#adab_akhlak

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.