Berkata Al-Husain bin Muhammad As-Samarqandi:
“Adalah Muhammad bin Ismail menjadi istimewa karena 3 kepribadian bersamaan dengan kepribadian yang terpuji lainnya yang ada pada beliau:
Beliau adalah orang yang sedikit bicara,
Beliau adalah orang yang tidak berhasrat terhadap apa yang ada pada orang lain,
Dan beliau tidak menyibukkan diri dengan urusan-urusan orang lain. Semua kesibukannya tentang ilmu”.
Siyar A’lam An-Nubala (12/448-449).
————
قَالَ الحُسَيْنَ بنَ مُحَمَّدٍ السَّمَرْقَنْديَّ :
كَانَ مُحَمَّدُ بنُ إِسْمَاعِيْلَ مخصوصاً بِثَلاَثِ خِصَالٍ مَعَ مَا كَانَ فِيْهِ مِنَ الخِصَالِ المحمودَةِ: كَانَ قَلِيْلَ الكَلاَمِ، وَكَانَ لاَ يطمعُ فِيْمَا عِنْدَ النَّاسِ، وَكَانَ لاَ يشتغِلُ بِأُمُورِ النَّاسِ، كُلُّ شُغْلِهِ كَانَ فِي العِلْمِ.
سير أعلام النبلاء (٤٤٨/١٢-٤٤٩).
Artikel terkait:#adab_akhlak
Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.