Dari Yahya bin Abi Katsir rahimahulllah berkata:
“Tidaklah baik ucapan seseorang melainkan engkau akan mengetahuinya dalam amalannya yang lain, dan tidaklah rusaknya ucapan dia melainkan engkau mengetahui itu pada amalan lainnya”.
Hilyah Al-Awliya, karya Abu Nu’aim (3/68).
Berkata As-Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr hafizhahullah:
»| Karena lisan adalah telegram hati, penerjemahnya, dan mediator antara dirinya dengan anggota tubuh sehingga apabila ia lurus maka lurus pula anggota tubuhnya, jika ia bengkok maka bengkok pula anggota tubuh, disebutkan dari Abu Sa’id Al-Khudri dari nabi ﷺ bersabda:
«إِذَا أَصْبَحَ ابْنُ آدَمَ فَإِنَّ الأَعْضَاءَ كُلَّهَا تُكَفِّرُ اللِّسَانَ فَتَقُولُ: اتَّقِ اللَّهَ فِينَا فَإِنَّمَا نَحْنُ بِكَ، فَإِنْ اسْتَقَمْتَ اسْتَقَمْنَا وَأَنْ اعْوَجَجْتَ اعْوَجَجْنَا» رواه الترمذي.
“Apabila anak Adam berada pada waktu pagi, maka seluruh anggota tubuhnya mengatakan kepada lisannya; ‘Bertakwalah kamu kepada Allah, sebab kami tergantung kepadamu, apabila kamu lurus maka kamipun akan lurus dan apabila kamu melenceng, kamipun akan melenceng.” HR. Tirmidzi.
Sumber artikel:https://www.al-badr.net/muqolat/6487
Baca juga:DUA PERILAKU YANG BAIK
———–
إصلاح المنطق
عن يحيى بن أبي كثير رحمه الله قال:
«مَا صَلَحَ مَنْطِقُ رَجُلٍ إِلَّا عَرَفْتَ ذَلِكَ فِي سَائِرِ عَمَلِهِ، وَلَا فَسَدَ مَنْطِقُهُ إِلَّا عَرَفْتَ ذَلِكَ فِي سَائِرِ عَمَلِهِ».
حلية الأولياء لأبي نعيم (3/68).
لأن اللسان بريد القلب وترجمانه والواسطة بينه وبين الأعضاء فإن استقام استقامت وإن اعوج اعوجت، عن أبي سعيد الخدري عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : “إذا أصبح ابن آدم فإن الأعضاء كلها تكفر اللسان فتقول : اتق الله فينا فإنما نحن بك ، فإن استقمت استقمنا وإن اعوججت اعوججنا”. رواه الترمذي.
https://www.al-badr.net/muqolat/6487t.me/butiranfaedah/3959
Artikel terkait:#adab_akhlak
Artikel lainnya: t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.