HUKUMAN MORIL LEBIH BURUK DARI HUKUMAN MATERIIL

Allah Ta’ala berfirman:

(فَلۡیَحۡذَرِ ٱلَّذِینَ یُخَالِفُونَ عَنۡ أَمۡرِهِۦۤ أَن تُصِیبَهُمۡ فِتۡنَةٌ أَوۡ یُصِیبَهُمۡ عَذَابٌ أَلِیمٌ)

[سورة النور 63]

“maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul-Nya takut akan mendapat cobaan atau ditimpa azab yang pedih”.[Qs. An-Nur: 63]

Berkata As-Syaikh Ibnu Utsaimin – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – :

»| Allah memulai dengan fitnah (ujian dan cobaan) sebelum siksa yang pedih, sebagai isyarat bahwa apa yang akan didapatkan dari sebuah penyelisihan berupa penyakit hati dan fitnah dalam hati, lebih berat dari apa-apa yang akan dia dapatkan karena penyelisihan dari siksaan yang pedih berupa kekeringan, gempa bumi, banjir bah, dan sejenisnya kendatipun kebanyakan manusia tidak mau melihat begitu saja kepada hukuman-hukuman moril yaitu apa yang akan terjadi pada hati-hati mereka berupa penyimpangan dan fitnah namun mereka hanya mau melihat kepada hukuman-hukuman materiil semata. |«

Syarah Al-Ushul Min Ilmi Al-Ushul (hal. 151).

——–

قال الله تعالى : {فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ} قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله : بدأ بالفتنة قبل العذاب الأليم، إشارة إلى أن ما يحصل من المخالفة من مرض القلوب و فتنة القلوب، أشد مما يحصل بالمخالفة من العذاب الأليم بالقحط و الزلازل، و الفيضانات، وما أشبه ذالك مع أن كثير من الناس لا ينظرون إطلاقاً إلى العقوبات القلبية و هي ما يحصل بالقلوب من الزيغ و الفتنة و إنما ينظرون فقط إلى العقوبات الحسية، [شرح الأصول من علم الأصول _ ١٥١]

#ayat_pilihant.me/butiranfaedah/3319

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.