KEUTAMAAN SHALAT

Allah Ta’ala berfirman:

(إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَاۤءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ) [سورة العنكبوت 45]

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar.”[Qs. Al-Ankabut: 45]

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – :

»| Shalat di dalamnya dapat menolak perkara yang dibenci yaitu: “perbuatan keji dan mungkar” dan di dalamnya mendapatkan apa yang dicintai yaitu: “mengingat Allah”, dan mendapatkan apa yang dicintai ini lebih besar dari menolak perkara yang dibenci tadi. |«

Al-Ubudiyyah (hal. 99). ——–

قال تعالى:{إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ}.

️قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله: «الصلاة فيها دفع مكروه وهو:﴿الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ﴾وفيها تحصيل محبوب وهو ﴿ِذكْرُ اللَّهِ﴾، وحصول هذا المحبوب أكبر من دفع ذلك المكروه».

[العبودية (ص 99 )].

#ayat_pilihant.me/butiranfaedah/3307

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.