๐Ÿ“‹ BADUWI PUN MENJAUHKAN DIRI DARI PRILAKU DUSTA!!!

โœ Seorang a’rabi (Arab baduwi) menghardik a’rabi lainnya dan dia pun terdiam!

Maka dikatakan kepadanya: “mengapa engkau diam dari perlakuannya?!”

Maka dia menjawab: “karena aku tidak memiliki pengetahuan tentang kejelekannya dan aku tidak suka untuk menuduhnya dengan sesuatu yang tidak ada padanya!”

๐Ÿ“• Wafiyat Al-A’yan, karya Ibnu Khalkan (7/69).

โ€”ุณุจ ุฃุนุฑุงุจูŠู‘ ุฃุนุฑุงุจูŠู‹ุง ูุณูƒุช!
ูู‚ูŠู„ ู„ู‡: ู„ู… ุณูƒุช ุนู†ู‡ุŸ!
ูู‚ุงู„: ู„ูŠุณ ู„ูŠ ุนู„ู… ุจู…ุณุงูˆูŠู‡ ูˆูƒุฑู‡ุช ุฃู† ุฃุจู‡ุชู‡ ุจู…ุง ู„ูŠุณ ููŠู‡”.!

ูˆููŠุงุช ุงู„ุฃุนูŠุงู† ู„ุงุจู† ุฎู„ูƒุงู† 69/7.
โ€Ž

adab_akhlak

๐Ÿ–ฅ Artikel lainnya: t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittibaโ€™ kepada sunnah Nabi ๏ทบ.

Leave a Comment