Berkata imam As-Syafi’i rahimahumallah:
“Permisalan persaudaraan karena Allah bagaikan tangan dan mata, apabila mata berlinang maka tangan akan mengusap air matanya, dan apabila tangan merasakan sakit maka mata akan menangis karenanya, apabila Anda memiliki teman yang dapat membantumu untuk berbuat ketaatan maka pegang erat-erat dia dengan kedua tanganmu, karena mengambil seorang teman dekat itu sulit, dan melepaskannya itu mudah”.
Hilyatul Awliya (4/101).
—————–
: قَالَ الشَّافِعِيُّ ـ رَحِمَهُ اللهُ ـ
«مَثَلُ الْأُخُوَّةِ فِي اللهِ كَمَثَلِ الْيَدِ وَ الْعَيْنِ، إِذَا دَمَعَتِ الْعَيْنُ مَسَحَتِ الْيَدُ دَمْعَهَا، وَ إِذَا تَأَلَّمَتِ الْيَدُ بَكَتِ الْعَيْنُ لِأَجْلِهَا، إِذَا كَانَ لَكَ صَدِيقٌ يُعِينُكَ عَلَىٰ الطَّاعَةِ فَشُدَّ يَدَيْكَ بِهِ، فَإِنَّ اِتِّخَاذَ الصَّدِيقِ صَعْبٌ، وَ مُفَارَقَتُهُ سَهْل».
•|{حِلْيَةُ الْأَوْلِيَاء ١٠١/٤}|.
Artikel terkait:#adab_akhlak
Kunjungi kami:t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.