PERBEDAAN ANTARA NIKMAT KARENA GANJARAN DENGAN NIKMAT KARENA ISTIDRAJ

Berkata As-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin – رَحِمَهُ اللّٰهُ – :

« Jika ada yang mengatakan: bagaimana bisa tahu perbedaan antara kenikmatan yang merupakan hasil ganjaran dari perbuatan hamba dengan kenikmatan yang merupakan istidraj (penundaan adzab) bagi seorang hamba? Maka jawabannya: bahwa seorang insan manakala dia istiqomah di atas syariat Allah maka kenikmatan tersebut termasuk dari ganjaran baginya; dan apabila dia selalu berada di atas kemaksiatan kepada Allah bersamaan dengan terus diberikannya kenikmatan maka itu merupakan bentuk istidraj. »

Tafsir Al-Baqarah (1/59).

——————————————

‏قال ابن عثيمين – رحمه الله – : فإن قال قائل:كيف يعرف الفرق بين النعم التي يجازى بها العبد والنعم التي يستدرج بها العبد؟ فالجواب: ‏أن الإنسان إذا كان مستقيماً على شرع الله فالنعم من باب الجزاء؛ وإذا كان مقيماً على معصية الله مع توالي النعم فهي استدراج. تفسير البقرة 59/1

#ayat_pilihant.me/butiranfaedah/2131

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.