LARI, TIDAK DAPAT MENGELAK TAKDIR

Allah – سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ – berfirman:

{۞ أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ خَرَجُوا مِن دِيَارِهِمْ وَهُمْ أُلُوفٌ حَذَرَ الْمَوْتِ} [البقرة : 243]

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati.”[Qs. Al-Baqarah: 243]

Berkata Al-Hafizh Ibnu Katsir – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – :

»| Di dalam ayat ini ada sebuah dalil yang menunjukkan bahwa ketakutan (dari kematian) tidak dapat mengelak takdir, dan bahwasanya tidak ada tempat berlindung dari (ketetapan) Allah kecuali hanya kepada-Nya, karena mereka-mereka lari dari wabah karena mencari kehidupan yang panjang sehingga mereka diperlakukan dengan sebaliknya dari tujuan mereka dan kematian pun mendatangi mereka dengan cepatnya dalam satu kesempatan. |«

Tafsir Ibni Katsir (1/661).

————-

{أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِینَ خَرَجُوا۟ مِن دِیَـٰرِهِمۡ وَهُمۡ أُلُوفٌ حَذَرَ ٱلۡمَوۡتِ} في هذه الآية دليل على أنه لايغني حذر من قدر، وأنه لاملجأ من الله إلا إليه، فإن هؤلاء فروا من الوباء طلبًا لطول الحياة فعوملوا بنقيض قصدهم وجاءهم الموت سريعًا في آن واحد. تفسير ابن كثير٦٦١/١

#ayat_pilihant.me/butiranfaedah/2648

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.