KRITERIA PELIT MENURUT SALAF

Berkata Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah:

“Dahulu kami menganggap bahwa orang yang bakhil (pelit) adalah orang yang memberikan pinjaman kepada saudaranya! (¹)”

Dan beliau berkata, ” Bukan termasuk kewibawaan ketika seseorang mengambil untung terhadap temannya”.

At-Tabshirah karya Ibnul Jauzi (2/278).

—___

(¹) yakni seseorang dinilai sebagai orang yang pelit manakala saudaranya membutuhkan bantuan yang semestinya dibantu karena Allah namun dia justru memberinya dalam bentuk pinjaman yang hakikatnya adalah beban baginya, wallahu a’lam, pent.

—————-

وَقَالَ الْحَسَنُ: كُنَّا نَعُدُّ الْبَخِيلَ الَّذِي يُقْرِضُ أَخَاهُ!

وَقَالَ: لَيْسَ مِنَ الْمُرُوءَةِ أَنْ يَرْبَحَ الرَّجُلُ على صديقه.

التبصرة لابن الجوزي (٢٧٨/٢)

butiranfaedah.t.me/6411

Artikel terkait:#adab_akhlak

Kunjungi kami:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.