HARAMNYA MENYEBARKAN KEBATILAN

Allah ta’ala berfirman:

(إِذۡ تَلَقَّوۡنَهُۥ بِأَلۡسِنَتِكُمۡ وَتَقُولُونَ بِأَفۡوَاهِكُم مَّا لَیۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمࣱ وَتَحۡسَبُونَهُۥ هَیِّنࣰا وَهُوَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِیمࣱ)

[سورة النور: 15]

“(Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun, dan kamu menganggapnya remeh, padahal dalam pandangan Allah itu soal besar.” [Qs. An-Nur: 15]

TAFSIRNYA:

»| Ketika kalian menerima berita bohong itu dan kalian menyampaikannya dari mulut ke mulut, padahal itu adalah ucapan batil, dan kalian tidak memiliki pengetahuan tentangnya, dan itu adalah dua bentuk pelanggaran: membicarakan sesuatu dengan kebatilan, dan berucap tanpa ilmu, dan kalian anggap hal itu adalah sesuatu yang ringan, padahal itu dalam pandangan Allah amatlah besar. Pada yang demikian ada celaan besar dari meremehkan perkara menyebarkan kebatilan. |«

At-Tafsir Al-Muyassar

———–

قال الله ﷻ : (إِذۡ تَلَقَّوۡنَهُۥ بِأَلۡسِنَتِكُمۡ وَتَقُولُونَ بِأَفۡوَاهِكُم مَّا لَیۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمࣱ وَتَحۡسَبُونَهُۥ هَیِّنࣰا وَهُوَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِیمࣱ)

[سورة النور: 15]

تفسيره: حين تتلقفون الإفك وتتناقلونه بأفواهكم، وهو قول باطل، وليس عندكم به علم، وهما محظوران: التكلم بالباطل، والقول بلا علم، وتظنون ذلك شيئًا هيِّنًا، وهو عند الله عظيم. وفي هذا زجر بليغ عن التهاون في إشاعة الباطل. المصدر: التفسير الميسر

t.me/butiranfaedah/3844

Artikel terkait:#ayat_pilihan

Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.