ADAB YANG BAGUS LEBIH BAIK DARI EMAS DAN PERAK

Berkata Al-Allamah As-Si’diy – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Adab yang bagus lebih baik bagi anak-anak keadaannya maupun akibatnya daripada memberikan mereka emas dan perak, juga berbagai macam perhiasan dunia karena dengan adab yang bagus, dan akhlak yang indah, menjadikan mereka tinggi, dan dengannya menjadikan mereka bahagia, juga dengannya menjadikan mereka bisa menunaikan apa … Read more

KEBERANIAN

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Keberanian bukanlah kekuatan fisik, dan terkadang seseorang kuat fisiknya namun lemah hatinya, dan (keberanian) itu hanyalah kekuatan hati dan keteguhannya. |« Al-Fatawa (28/158). ————- : قال شيخ الاسلام ابن تيمية رحمه الله . الشجاعة ليست هي قوة البدن، وقد يكون الرجل قوي البدن … Read more

HUKUMAN BAGI YANG SELALU MENYAKITI SAUDARANYA

Berkata As-Syaikh Ibnu Utsaimin – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Dan pada umumnya bahwasanya barangsiapa menguasai saudaranya dengan suatu gangguan, maka sesungguhnya Allah akan menghukum dia di dunia sebelum di akhirat. |« Huquq Da’at Ilaiha Al-Fithrah (hal. 42). ————- ‏قال الشيخ ابن عثيمين – رحمه الله – : والغالب أنَّ من تسلَّط على أخيه … Read more

BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH ﷻ

Berkata Al-Hasan Al-Bashri – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Sungguh seseorang pernah tertancap duri padanya maka dia pun mengatakan: “Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau menusuk diriku karena sebuah dosa, dan Rabb-ku Azza wa Jalla tidak akan mungkin menzalimi aku.” |« Az-Zuhd karya imam Ahmad (1647). ————— : ‏قال الحسن البصري رحمه الله إِنَّ الرَّجُل … Read more

BERAKHLAK MULIA

»| Diantara makna berakhlak mulia kepada manusia adalah: Menampakkan dari dirinya kepada orang yang bermajelis dengannya atau memperlihatkan kepadanya sikap wajah berseri, penuh kesabaran, merasakan belas kasih, sabar dalam memberikan pelajaran, dan berkasih sayang kepada yang kecil maupun yang tua. Imam Malik – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – telah berkata: “Sikap kaku adalah makruh, berdasarkan firman … Read more

HATI ADALAH LADANGNYA LISAN

Berkata Al-Imam As-Syafi’i – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Sesungguhnya hati adalah ladang bagi lisan, maka bercocok tanamlah dengan kalimat yang baik di dalamnya, karena hati jika tidak dapat menumbuhkan semuanya (dari kalimat yang baik) maka akan tumbuh sebagiannya. |« Manaqib As-Syafi’i karya Al-Baihaqi (2/76). ———– ‏قال الإمام الشافعي رحمه الله: ‏”إن الأفئدة مزارع … Read more

MEMILIH TEMAN DUDUK YANG BAIK

Berkata Syu’aib bin Harb – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Jangan engkau duduk kecuali bersama salah satu dari dua model orang: (1). Seseorang yang engkau duduk bersamanya lalu dia mengajarimu kebaikan sehingga engkau pun menerima kebaikan itu darinya, (2). Atau seseorang yang engkau ajarkan dia kebaikan lalu dia menerima kebaikan itu darimu, Dan model … Read more

ADAB DALAM BERGAUL

Berkata Fudhail bin ‘Iyadh – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Jangan engkau bersaudara dengan seseorang yang apabila dia marah lalu dia berdusta kepadamu. |« Syu’abul Iman karya Al-Baihaqi (90). ———– : ‏قال الفضيل بن عياض رحمه الله لا تُؤاخِ إنساناً إذا غضِبَ كذبَ عليك. شعب الإيمان للبيهقي(٩٠). #adab_akhlakt.me/butiranfaedah/3139 Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah

PERBEDAAN ANTARA BAKHIL (PELIT) DAN SYAHIH (KIKIR)

Berkata As-Syaikh Ibnu Utsaimin – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Dan bakhil (pelit): adalah menahan apa yang wajib dan seharusnya dia keluarkan. Sedangkan Syuhh (kikir): adalah tamak terhadap apa yang tidak ada padanya, dan itu lebih jelek dari bakhil; karena syahih itu tamak (rakus) terhadap apa yang ada pada orang lain dan menahan apa … Read more

PERBEDAAN AL-HILMU, AL-ANAH DAN AR-RIFQU

Berkata As-Syaikh Ibnu Utsaimin – رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ – : »| Al-Hilmu adalah seseorang mampu menahan dirinya ketika marah, dan apabila muncul amarahnya dan dia mampu untuk menghukum, maka dia akan bersikap hilm dan tidak akan menghukum. Dan adapun Al-Anah adalah sikap mawas diri dalam segala perkara dan tidak tergesa-gesa, dan seseorang tidak mengambil segala … Read more