Berkata Al-Allamah Ibnu As-Si’diy rahimahullah:
“Akhlak yang buruk dalam kesengsaraan yang nyata, siksaan yang berkelanjutan, perselisihan lahir dan batin dengan dirinya sendiri, anak-anaknya, dan orang-orang yang berbaur dengannya, mengganggu kehidupannya dan waktunya”.
Majmu’ Al-Muallafat (6/28).
—————
: قال العلاَّمةُ ابنُ سعديِّ – رَحِمَهُ اللهُ
《 سيءُ الخُلقِ في شقاءٍ حَاضرٍ، وعذابٍ مُستَمرٍ، ونِزاعٍ ظاهريٍ وباطنيٍ مع نفسهِ وأولادهِ ومُخالطيهِ، يُشَوِّشُ عليه حياته ويُكدِّرُ أوقاته 》.
|[ مجموع المؤلفات (٢٨/٦) ]|
Artikel terkait: #adab_akhlak
Kunjungi kami:t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.