✍ Berkata Ka’ab Al-Ahbar (¹) – رَحِمَهُ اللَّـهُ تَعَالَى – :
¬ Terkadang ada orang yang bangun malam dibalas dengan kebaikan, dan orang yang tidur diampuni baginya, dan yang demikian itu ada pada dua orang yang saling mencintai karena Allah, maka salahsatu dari keduanya bangun malam menunaikan shalat dan Allah meridhai shalat dan doanya, dan tidak tertolak atasnya dari doanya sedikitpun, maka dia menyebutkan saudaranya di dalam doanya di malam hari, dengan mengatakan: wahai Rabb-ku saudaraku fulan ampunilah dia; maka Allah ampuni baginya dalam keadaan dia tertidur. ¬
¬_
(¹). Ka’ab Al-Ahbar adalah Ka’ab bin Maati’ Al-Himyari, seorang mukhadhram, berjumpa dengan nabi ﷺ dan beriman kepadanya setelah nabi wafat, beliau berasal dari negeri Yaman dan tinggal di negeri Syam, wafat pada masa kekhilafahan Utsman pada usianya yang lebih dari seratus tahun, tsiqah dan banyak meriwayatkan dari Ahli Kitab. Pent.
📕 Hilyah Al-Awliya (6/31).
قال كعب الأحبار
ربَّ قائم مشكورٍ له، و نائم مغفور له، وذلك أنَّ الرّجلين يتحابَّان في الله، فقام أحدهما يصلِّي فرضي الله صلاته ودعاءه، فلم يرد عليه من دعائه شيئًا، فذكر أخاه في دعائه من اللَّيل، فقال:
يا ربِّ أخي فلان اغفر له؛ فغفر الله له وهو نائم
📚 حلية الأولياء (٦/ ٣١).
adab_akhlak
🖥 Artikel lainnya: t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.