📋 BERBICARA KEBAIKAN ATAU DIAM!

✍ Berkata Al-Imam Ibnu Abdul Barr – رَحِمَهُ اللّٰهُ – :

¬ Dan diriwayatkan dari nabi ﷺ bahwa beliau bersabda:

” ﺭﺣﻢ اﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪاً ﺗﻜﻠّﻢ ﺑﺨﻴﺮٍ ﻓﻐﻨﻢ، ﺃﻭ ﺳﻜﺖ ﻓﺴﻠﻢ “

“semoga Allah merahmati seorang hamba yang dia berbicara dengan kebaikan maka dia pun mendapat kebaikannya, atau dia diam maka dia pun selamat.”(¹)

Berkata Sa’id bin Jubair – رَحِمَهُ اللّٰهُ -, aku melihat Ibnu Abbas – رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ – berada di Ka’bah sambil memegang lidahnya seraya berkata:

” wahai lisan, berkatalah yang baik niscaya engkau akan mendapatkan kebaikan, atau engkau diam niscaya engkau selamat.”

Dan mereka (kaum salaf) berkata:

” diam adalah keselamatan, dan berbicara dengan kebaikan adalah ghanimah, dan barangsiapa yang mendapatkan ghanimah maka dia lebih utama dari orang yang selamat.” ¬
¬_
(¹). Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya di dalam kitab: As-Shumt, dan Baihaqi di Syu’ab Al-Iman dari hadits Anas dengan sanad yang didalamnya ada kelemahan. Dan hadits dihasankan oleh Al-Iraqi di dalam Takhrij Al-Ihya (1/998) hadits no. (6), dan dikeluarkan oleh Al-Albani di dalam: As-Shahihah (2/510) semakna dengan ini pada hadits no. (855), pent.

📒 Bahjah Al-Majalis, Ibnu Abdul Barr (hal. 6).

قال الإمام ابن عبد البر رحمه الله تعالى :

ﻭﺭﻭﻱ ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲّ ﺻﻠّﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠّﻢ ﺃﻧّﻪ ﻗﺎﻝ: ” ﺭﺣﻢ اﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪاً ﺗﻜﻠّﻢ ﺑﺨﻴﺮٍ ﻓﻐﻨﻢ، ﺃﻭ ﺳﻜﺖ ﻓﺴﻠﻢ “.

ﻗﺎﻝ ﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ ﺟﺒﻴﺮ: ﺭﺃﻳﺖ اﺑﻦ ﻋﺒّﺎﺱ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻓﻲ اﻟﻜﻌﺒﺔ ﺁﺧﺬاً ﺑﻠﺴﺎﻧﻪ ﻭﻫﻮ ﻳﻘﻮﻝ: ﻳﺎ ﻟﺴﺎﻥ ﻗﻞ ﺧﻴﺮاً ﺗﻐﻨﻢ، ﺃﻭ اﺳﻜﺖ ﺗﺴﻠﻢ.
ﻭﻗﺎﻟﻮا اﻟﺴّﻜﻮﺕ ﺳﻼﻣﺔ، ﻭاﻟﻜﻼﻡ ﺑﺎﻟﺨﻴﺮ ﻏﻨﻴﻤﺔ، ﻭﻣﻦ ﻏﻨﻢ ﺃﻓﻀﻞ ﻣﻤﻦ ﺳﻠﻢ.

بهجة المجالس صـ ٦

adab_akhlak

t.me/butiranfaedah/1912

🖥 Artikel lainnya: t.me/butiranfaedah

Catatan

Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.

Leave a Comment