Allah Ta’ala berfirman:
{وَجَاءُوا أَبَاهُمْ عِشَاءً يَبْكُونَ}
[يوسف : 16]
“Kemudian mereka datang kepada ayah mereka di sore hari sambil menangis.”[Qs. Yusuf: 16]
Berkata Al-Imam Al-Qurthubi – رَحِمَهُ اللَّـهُ تَعَالَى – :
« Berkata ulama kita: ayat ini merupakan dalil yang menunjukkan bahwa tangisan seseorang tidaklah menunjukkan atas kejujuran ucapannya, karena ada kemungkinan hal itu dibuat-buat, karena diantara orang ada yang dia mampu untuk melakukan itu, dan diantara mereka ada yang tidak mampu. Dan seperti dikatakan: sesungguhnya tangisan yang dibuat-buat tidaklah samar. »
Al-Jami Li Ahkam Al-Quran (9/145).
————-
{ وَجَاءُوا أَبَاهُمْ عِشَاءً يَبْكُونَ }
قال الإمام القرطبي -رحمه الله تعالى-: ◉ ﻗﺎﻝ ﻋﻠﻤﺎﺅﻧﺎ: ﻫﺬﻩ اﻵﻳﺔ ﺩﻟﻴﻞ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺑﻜﺎء اﻟﻤﺮء ﻻ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺻﺪﻕ ﻣﻘﺎﻟﻪ، ﻻﺣﺘﻤﺎﻝ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ تصنعا، ﻓﻤﻦ اﻟﺨﻠﻖ ﻣﻦ ﻳﻘﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ، ﻭﻣﻨﻬﻢ ﻣﻦ ﻻ ﻳﻘﺪﺭ. ﻭﻗﺪ ﻗﻴﻞ : ﺇﻥ اﻟﺪﻣﻊ اﻟﻤﺼﻨﻮﻉ ﻻ ﻳﺨﻔﻰ .
[ الجامع لأحكام القرآن (٩/١٤٥)]
Artikel lainnya:t.me/butiranfaedah
Catatan
Semoga tulisan ini menjadi sebab bertambahnya ilmu, lurusnya aqidah, dan kuatnya ittiba’ kepada sunnah Nabi ﷺ.